Labuhanbatu–publiknusantara.id. Upaya penegakan hukum (Gakkum) yang dipimpin langsung Bapak Kapolsek Bilah Hilir terhadap bandar sabu diwilayah Dusun Bomban, Desa Sennah Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara, “ternyata belum berhasil untuk meringkus bandar sabu tersebut.” Jum’at (25/10/224)
AKP Andita Sitepuh, SH, M.H Bapak Kapolsek Bilahhilir tepatnya pada 14 Oktober 2024, “Terimakasih info dari abang ya akan kita cek dan kita lakukan penindakan melalui gakkum ya.” Seiring dengan putaran waktu pada 24 Oktober Bapak Kapolsek Bilahhilir, “Semalam saya langsung pimpin kesana bang tapi belum berhasil, kita upayakan terus ya terimakasih.” Tulisnya
Menurut nara sumber “ada yang aneh terhadap upaya gakkum kali ini, sebab sang bandar sabu selain belum dapat diringkus, akan tetapi malah berhasil buka agen baru lagi inisial DM dan rumahnya, di sekitar Dusun Sonnah yang lokasi banjir kemaren itu lewat masjid dikit.” Apa ya’aa kekurangan dalam upaya gakkum ini apa karena kurang serius.
Padahal narkoba itu musuh negara akan tetapi ketika sudah ada perwakilan negara ia itu, “Bapak Kapolsek yang lansung memimpin kelokasi malah jadi seperti itu, apakah mungkin ada salah seorang diantara bawahannya atau Anggota Tim Pak Kapolsek yang telah bocorkan.” Sebut nara sumber
Dikutip dari sebahagian edisi 10/10/2024 yang lalu dan ternyata menjadi viral telah dibaca 14,024, “pada waktu itu aktivitas bandar sangat meresahkan masyarakat, berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat, serta dapat juga meningkatkan angka kriminalitas dan mengancam keselamatan lingkungan sekitar.
Tutur warga “kami sudah sering kali merasa tidak aman karena adanya peredaran narkoba, bahkan semakin tinggi terjadinya kasus pencurian tabung gas elpiji, dan pompa air merek shimizu, sanyo, panasonic, maspion. Ini bang wajah sang bandar sabu dan kalau mengenai nomor kontaknya ini.”
Selanjutnya awak media mengkonfirmasi terhadap sang dugaan bandar sabu akan tetapi tidak ada respon, kemudian tepatnya pada 24 Oktober 2024 kembali lagi awak mengkonfirmasi beliau yang terhormat itu, “walau sudah terlihat ceklis dua biru pertanda telah dibaca, beliau terkesan cuek saja ataukah memilih untuk tutup mata serta tutup nurani.
(Manotal-manalu)
