Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) menyebut pasca listrik padam kini pihaknya melayani masyarakat lebih banyak dari biasanya.
Salah satu warga Bandar Lampung bernama Anita mengaku menunggu cukup lama lantaran banyaknya warga yang harus dilayani oleh petugas yang ada.
“Ngantrinya luar biasa lama, karena banyak orang kemaren abis mati lampu sekarang doubel kali yang datang,” ujarnya.
Kepala Disdukcapil Bandar Lampung Febriana mengakui bahwa dampak mati listrik belum lama ini sangat berpengaruh kepada pelayanan sehingga harus ditunda dan dilanjutkan lebih banyak hari ini.
Menurutnya, pelayanan terhenti setengah hari di hari pertama lalu setengah hari juga di hari kedua, namun ketika listrik sudah normal di hari kedua, yakni pukul 12.00 WIB pelayanan masih sepi tidak seramai hari ini.
“Kalau digabung jadi satu hari, memang lebih banyak resikonya lebih banyak melayani dari hari biasa. Sekitar 500 orang hari ini,” ungkapnya.
Ditanya soal genset dan evaluasi terkait kejadian yang berkaitan dengan kelistrikan, Febriana menyebut pihaknya mempunyai alat tersebut namun tidak bisa melayani masyarakat secara maksimal.
“Kalau genset ada, tapi hanya berkerja sekian jam saja. Jadi tidak bisa bertahan untuk waktu lama dalam melayani masyarakat,” ucapnya.
