Labuhanbatu — publiknusantara.id. Laga lanjutan babak perempat final (8 besar) Turnamen Perangkat Daerah (OPD) Cup II Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2024 berhadapan dengan Tim Dinas Pendidikan (Disdik) Labuhanbatu versus Tim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuhanbatu.
Pada pertandingan lanjutan babak kedua, pertandingan sempat di tunda oleh pihak panitia akibat derasnya hujan yang mengakibatkan lapangan tergenang air, pertandingan tunda dimainkan pada hari ini, Minggu, (25/08/2024) sore.
Sebelumnya jalan pertandingan pada babak pertama, Disdik Labuhanbatu telah unggul 1-0 kontrakan RSUD Labuhanbatu.
Sejak kick off babak kedua dimulai, tim kesebelasan RSUD Labuhanbatu bermain dengan pola menyerang demi mengejar ketertinggalan.
Namun kokohnya lini pertahanan Disdik yang dikordinir sang Capten Sahata Silalahi yang bermain sangat tenang mampu mematahkan serangan -serangan yang dilakukan RSUD labuhanbatu dengan bermain sapu bersih untuk mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Namun perjuangan para pemain RSUD Labuhambatu yang terus menggempur pertahanan Didik, menjelang akhir babak kedua mampu mencetak Gol pada menit ke 68 melalui tendangan jarak jauh yang tidak dapat di anti sipasi penjaga gawang Disdik Elianda Faizal, merubah sekor 1-1 sampai pertandingan babak kedua selesai.
Skor imbang 1-1 dengan waktu 2×35 menit, pertandingan di lanjutkan dengan tendangan adu finalti. Dalam tendangan adu finalti, Disdik mampu mencetak (4) empat gol sedangkan RSUD Labuhanbatu hanya bisa mencetak (2) dua gol, satu tendangan Pemain RSUD mampu ditepis penjaga gawang Elianda Faizal yang tampil Gemilang di bawah mostar, Satu lagi tendangan Capten RSUD Doni Si smoga melambung di atas mistar. Menang 4-2 Disdik melaju ke babak semifinal nanti Disdik akan berhadapan dengan Tim Bapenda.
Pada pertandingan partai kedua delapan besar antara tim kesebelasan Diskominfo melawan Dipora terjadi kisruh akibat kepemimpinan wasit yang dianggap berpihak atau menguntungkan tim kesebelasan Dispora.
Pada pertandingan kedua kesebelasan bermain ngotot meraih kemenangan untuk lolos ke babak semifinal.
Menjadi pemicu kekisruhan saat laga sore itu, Dispora selaku panitia turnamen liga OPD CUP II tahun 2024 yang berhadapan dengan Dikominfo, wasit yang memimpin pertandingan dianggap tidak adil.
Diketahui, kesebelasan Dispora mampu mencetak gol di ujung laga babak kedua usai pada menit ke 68. Gol Dispora dianggap kontroversi oleh kesebelasan Diskominfo.
Kejadian nya sebelum terjadi gol, tiga pemainDispora yang berada di garis area kotak penalti Diskominfo dinilai dalam posisi offside oleh Kesebelasan Diskominfo namun hakim garis (linesmen) tidak mengangkat bendera, dan wasit menyatakan gol.
Wasit tetap kokoh atas keputusan nya. Keputusan wasit yang menyatakan gol sah tersebut di protes Capten tim kesebelasan Diskominfo Wawa. Protes sedikitpun tidak digubris Wasit, seluruh pemain kesebelasan Diskominfo melakukan aksi keluar lapangan.
Salah seorang pemain Diskominfo saat diminta tanggapan nya oleh awak media di lapangan stadion binaraga terkait aksi keluar lapangan para pemain Diskominfo saat melawan Dispora yang masih ada sisa waktu pertandingan mengatakan, pertandingan ini tidak fair play lagi. Kita dirugikan. ini pertandingan silaturahmi, jangan dikotori dengan kepemimpinan wasit yang berpihak kepada panitia yang juga peserta di liga OPD CUP II, jelasnya.
Atas kejadian tersebut, awak media mencoba menghubungi Ketua panitia pelaksana liga OPD CUP II memperebutkan Trophy Bupati Bobok Zukifli Rangkuti namun belum dapat dikompirmasi.
(Manotal-manalu)
