Lampung Selatan — publiknusantara.id. Jumat, 15 November 2024. Miris terik haru para nelayan di desa Ketapang,kecamatan Ketapang, kabupaten Lampung Selatan
Ratusan nelayan didesa Ketapang keluhkan TPI yang sudah lama terbangkalai namun terlihat masih aktif-aktif saja diduga banyak nya para oknum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan bangunan terbangkalai tersebut..
ratusan warga minta TPI didesa Ketapang dibuka kembali Agar ratusan para nelayan itu dapat mencari nafkah seperti biasanya..
Menurut salah satu warga yang egan disebut kan nama nya iya menjelas kepada awak media beserta oramas pospera Lamsel.. banyak nya keluhan warga terkait bantuan dari dinas perikanan yang tidak pernah diterima oleh nelayan diduga bantuan atau anggaran milik nelayan itu tersangkut..apalagi seperti BBM jenis bio solar yang diduga sudah disalah gunakan para oknum UPT yang diduga dengan memanfaatkan surat rekomendasi dari dinas menuju Pertamina setempat”””selain itu juga ratusan para nelayan padasaat perpanjang barcod QR dalam per 25 harinya””” nelayan wajib membayar sebesar RP.25000 RP.50000 dalam per orang nya ujar nelayan setempat.. sedangkan BBM yg didapat oleh nelayan itu tidak sama dengan hasil jumlah liter rekomendasi dari UPT menuju ke Pertamina kuat dugaan ada oknum mafia migas di desa Ketapang setempat ..
Adapun itu””. Mendengar keluhan para nelayan didesa Ketapang itu ormas pospera beserta tim lainnya minta kepada kepala dinas perikanan,, untuk segera turun langsung ke lapangan agar kita dapat sama-sama melihat keadaan yang di keluhkan oleh para nelayan..sebab banyak nya temuan kami dan kejanggalan kami terkait penyalahgunaan uang milik negara baik itu kucurunan dana renovasi bangunan atau temuan yang lainnya.
Adapun itu bila mana temuan tersebut dapat dibuktikan dan terbukti bersalah .. ormas pospera Lamsel minta APH untuk dapat menindak lanjuti masalah tersebut agar member efek jera kepada UPT serta oknum lain nya..
Red (Rega s)
