Publiknusantara.id” Touna Sulteng – Pemanfaatan Bus Air Ro-Ro Kaopal Motor KMP resmi dioperasikan setelah diresmikan oleh Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay pada 23 Januari 2024. Peresmian tersebut dilaksanakan di Pelabuhan Desa Labuan Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una Sulawesi Tengah.
Peresmian itu dihadiri oleh Direktur Transportasi Bappenas Puji Nur Hanafi bersama Ashari Ridho, dua orang Direktorat Transportasi Sungai danau dan penyeberangan Kementrian Perhubungan Abdi Sabda Bersama Eko Purwanto, Direktur Galangan Kapal PT. Pruskuneo Kadarusman Kresna Santosa,
Direktur Teknik Jeremy Santosa, Ketua DPRD Touna, Unsur Forkopimda, Kepala Dinas Provinsi Sulawesi Tengah, Balai Pengelolaan transportasi darat (BPTD) kelas II Sulteng, Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah lingkup Pemda Touna.
Bupati Touna Mohammad Lahay menyebut, Pelabuhan dan kapal penyeberangan tak dapat dipisahkan dalam menunjang sarana dan prasarana transportasi laut, sehingga hal itu sangat dibutuhkan oleh Masyarakat yang ada di wilayah Kepulauan, ujarnya.
Dioperasikannya kapal motor penyeberangan Sinar Togean ini kata dia, menjadi satu kesyukuran yang luar biasa bagi Masyarakat yang bermukum dasana, sehingga diharapkan dapat berperan sebagai alat transportasi laut dalam melakukan pengangkutan yang lebih efektif dan efisien,
selanjutnya juga kata dia, dioperasikannya Sinar Togean, dapat mendukung dan mewujudkan koneksifitas antara darat dan pulau, juga antara pulau di Kepulauan Togean, sambung Bupati Mohammad Lahay.
Atas nama pribadi dan pemerintah daerah dan Masyarakat Touna, dirinya memberikan apresiasi juga terima kasih atas bantuan pengadaan Kapal Motor penyeberangan, Pembangunan Pelabuhan Desa Kabalutan, Pelabuhan Molom Desa Kalia, dan Pelabuhan Desa Kulingkinari yang diberikan melalui Dana Alokasi Khusus Transportasi Perairan tahun Anggaran 2023.
Beberapa Pembangunan Pelabuhan dan pengoperasian KMP di Kepulauan Togean ini tak lain untuk memperlancar koneksivitas, meningkatkan akses dan mutu pelayanan Masyarakat, dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Pemerintah Daerah, yaitu Pembangunan infrastruktur yang maju dan keluar dari status daerah tertinggal, kata Bupati dua periode itu. (SMS)


