Tanggamus -program asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial tahun 2024 untuk masyarakat yang bertujuan untuk meningkat kebutuhan agar bisa hidup sehat dan layak kini menuai soratan dari berbagai kalangan, Minggu 17/3/2024
gimana, program pemerintah pusat melalui kementerian sosial telah mengkucurkan dana meliyaran rupiah untuk membantu masyarakat prasejahtera yang ada di kabupaten Tanggamus Lampung
Namun program asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial tahun 2024 yang gulirkan di kabupaten tanggamus provinsi lampung kini menuai tanda tanya di berbagai kalangan
berdasarkan data yang berhasil dihimpun Media ini bahwa bantuan Atensi yang disalurkan Kementerian Sosial RI kepada masyarakat kabupaten tanggamus pada tahun 2024 diberbagai kecamatan kabupaten tanggamus sebanyak lebih kurang 870 KMP yang terdiri berbagai kebutuhan berupa permodalan usaha kecil,seperti bantuan modal warung dan alat-alat perbengkelan akan tetapi bantuan tersebut dikeluhkan para KPM
saat dikomfirmasi media ini penerima bantuan di kecamatan Kotaagung Barat menuturkan, kami mendapatkan bantuan dari kementerian Sosial RI melalui lembaga Kesejahteraan sosial (LKS Amanda) adapun bantuan yang kami terima berupa, beras kemasan 10 kilogram sebanyak 10 sak,gula pasir 15 kilogram, tepung 15 kilogram, telur 5 papan ,Supermi 2 dus,kopi 1 dus, Snack, sampo, pasta gigi 2 dus, sabun mandi 2 dus dan satu box plastik
akan tetapi saat kami timbang telor nya kurang 2 Kg dan beras nya kurang setengah Kg persaknya namun kemarin kami di datangi dan dimarah -marahi aparatur pemerintah Pekon Tanjung Agung kacamatan Kotaagung Barat karena kami di anggap menimbulkan masalah karena bercerita dengan Wartawan,
setelah kami ditanya-tanya wartawan terkait bantuan yang kami terima dan kami menceritakan dengan wartawan jika bantuan yang kami terima ada yang kurang namun keesokan hari nya kami di datangi Aparatur Pekon Tanjung Agung yang namanya Evi dan beliau marah-marah kepada kami
” kamu orang ini tidak tau bersyukur dan terimakasih karena telah di bantu dan kami aparatur Pekon Tanjung Agung bersusah payah agar kamuorang dapat bantuan tapi telah dapat kamuorang cerita sama wartawan ,tunggu kamuorang tidak akan dapat bantuan lagi, ujar sumber menirukan perkataan sang aparatur koboy
dengan adanya intimidasi dari Aparatur Pekon Tanjung Agung Kacamatan Kotaagung Barat Kabupaten Tanggamus tersebut kami meminta kepada APIP agar menindak oknum yang dengan sengaja menakut nakuti penerima bantuan(TOMI)

